JAKARTA--RRI-Online, Partai 'hidup mati' antara Arema Malang dengan Persib Bandung dalam lanjutan pertandingan kompetisi Divisi Utama Liga Djarum Indonesia 2005 yang sedianya dilangsungkan Rabu (31/8), ditangguhkan sehari, menjadi Kamis (1/9), di Stadion Gajayana, Malang. Penangguhan sehari ini disebabkan adanya permintaan dari kubu Persib, yang pada Sabtu (27/8) sebelumnya harus menjamu PSMS Medan dalam pertarungan "32 Besar" Piala Indonesia, di Stadion Siliwangi, Bandung.
"Permintaan Persib itu cukup logis, sehingga kami harus mempertimbangjkan untuk menunda pertarungannya dengan Arema dari Rabu ke Kamis," kata manajer kompetisi Badan Liga Indonesia (BLI) Djoko Driyono, kemarin.
Namun demikian, Djoko Driyono belum bersedia mengemukakan kemungkinan Arema juga akan meminta agar jadwal pertarungan terakhirnya dengan Persikota Tangerang juga dirubah, dari semula 3 September ke 4 September. Jika jadwal Arema-Persikota itu direvisi, dari 3 ke 4 September, maka akan serupa dengan partai do or die antara Persija dengan Persib di Stadion Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
Berdasarkan revisi jadwal terbaru yang dikeluarkan Badan Liga Indonesia (BLI) beberapa hari lalu, rangkaian pertandingan reguler pada kompetisi Divisi Utama Liga Djarum Indonesia 2005 tinggal menyisakan 26 pertandingan lagi. Yakni, masing-masing 13 pertandingan di Wilayah I dan 13 pertandingan di Wilayah II.
Dari 13 pertandingan sisa di Wilayah I, terdapat beberapa partai vital dalam perburuan dan sekaligus penentuan peringkat di posisi "4 Besar". Misalnya, partai Persija dengan Persikota yang digelar Selasa (30/9) di Lebak Bulus, serta Persija dengan Persib pada 4 September juga di Lebak Bulus.
Dengan keberuntungan memperoleh home pada dua partai pamungkasnya itu, sulit dipungkiri kalau Persija akan terganjal dalam upayanya menempati peringkat pertama dalam klasemen Wilayah I. Partai vital lainnya adalah antara PSS Sleman dengan PSIS Semarang, pada 4 September, serta Arema dengan Persib pada 1 September, PSMS-Deltras (31/8) dan PSMS-Persekabpas (4/9).
Walau away di Sleman, namun peluang PSIS untuk memenangkan pertandingan tetap terbuka, sehingga tim Mahesa Jenar tidak akan tertahan untuk tetap bercokol di posisi "4 Besar" Wilayah I ini. Yang menjadi masalah, posisi PSIS ini akan sangat tergantung pada kiprah Arema Malang. Bila Arema Malang berhasil memenangkan dua pertandingannya, otomatis tim Singo Edan bisa bertrengger di posisi kedua di bawah Persija Pusat.
Bahkan, bisa saja Arema secara mengejutkan bisa meluncur ke posisi teratas, seandianya Persija tiba-tiba tergelincir pada satu atau kedua pertandingan pamungkasnya.