Sunday, January 29, 2006

SELAMAT BERJUANG

Buat temen-temen ku di mm1, aku ucapin met berjuang ya.
Moga kalian menikmati & bisa lebih sukses di tempat psg yang kalian tempati, but walaupun bgt kalian jgn lupain semua ya, semua yang telah kita alami bersama selama 2 tahun ini, I LOVE YOU"LL guys, and see you next year..muahh...


[defazz&iphano's]

Monday, November 21, 2005

PERSIJA BERTEMU AREMA DI FINAL COPA INDONESIA

Kesebelasan Persija Jakarta akan bertemu Arema Malang di partai final Copa Dji Sam Soe 2005 yang digelar di stadion Utama Senayan Jakarta pada 19 November mendatang.

Kedua kesebelasan lolos ke final setelah mengalahkan lawan-lawannya di partai semifinal pada Minggu sore. Persija mengalahkan PSMS dengan agregat 4-3, sedang Arema Malang tumbangkan PSS dengan agregat gol 5-0.

Hasil Pertandingan Copa Dji Sam Soe Indonesia 2005 Minggu (13/11):

Pertandingan Kedua Babak Semifinal

Persija Jakarta vs PSMS Medan 3-1

Stadion : Lebak Bulus Jakarta

Arema Malang vs PSS Sleman 3-0

Stadion : Gajayana Malang. (*)

Monday, October 10, 2005

TINGGAL AREMA, SATU-SATUNYA DUTA DARI JATIM

Jakarta (ANTARA News) - Menyusul tumbangnya Persik Kediri di Stadion Teladan Medan pekan lalu, kini tinggal Arema sebagai satu-satunya duta Jawa Timur (Jatim) yang mengemban misi juara Copa Dji Sam Soe Indonesia 2005.

Tiga klub lainnya di babak semifinal atau empat besar ini yakni Persija Jakarta, PSMS Medan dari Sumatera Utara dan PSS Sleman dari Yogyakarta.

"Misi juara kini tertumpu di pundak Arema, setelah tim-tim Jatim lainnya gagal di babak delapan besar. Gelar Copa Indonesia, tak boleh lepas dari genggaman," kata Sekum Arema Satrija BW dalam siaran pers penyelenggara yang diterima ANTARA Jumat.

Menurut dia, masa istrirahat selama bulan puasa Ramadhan ini merupakan momentum bagus bagi Arema melakukan konsolidasi.

Pelatih Benny Dollo juga sempat memberi "warning" kepada tim asuhannya, agar gelar ini tak lari ke tim lain.

Di Babak Delapan 8 Besar ini, sebenarnya bercokol tiga jago Jatim. Selain Arema, terdapat Persebaya dan Persik. Sayang, Persebaya terkena diskualifikasi PSSI. Hukuman Bajul Ijo terkait pengunduran diri mereka di Delapan Besar Liga Indonesia.

Sedang Persik Kediri yang semula diperkirakan bertemu Arema di semifinal. Tapi Persik malah harus tersingkir menyusul kekalahan 0-1 dari PSMS Medan di pertandingan kedua.

Padahal, dalam tiga tahun terakhir, Persik merupakan tim tangguh Jatim yang sulit dikalahkan. Terbukti, Persik satu-satunya tim yang memegang rekor juara di kelas berbeda selama tiga tahun berturut.

Hat-trick juara sebelumnya diukir oleh Persik. Diawali dari juara Divisi II, kemudian juara Divisi I, sampai juara Divisi Utama. Tiga gelar juara di kasta berbeda itu, mereka raih secara simultan. Hingga kini, rekor juara nasional Persik belum terpecahkan.

Rekor juara Persebaya, tak kalah fenomenal. Persebaya menjadi satu-satunya tim yang dua kali sukses menjuarai Liga Indonesia (1997 & 2004). Sebelumnya, LI hanya melahirkan juara-juara baru secara bergiliran. Rekor juara LI pertama, jatuh ke tangan Persib Bandung. Juara LI termutakhir, Persipura Jayapura. (*)

Sunday, September 04, 2005

AREMA LAWAN PERSIB DITUNDA DI LIGA DJARUM 2005

JAKARTA--RRI-Online, Partai 'hidup mati' antara Arema Malang dengan Persib Bandung dalam lanjutan pertandingan kompetisi Divisi Utama Liga Djarum Indonesia 2005 yang sedianya dilangsungkan Rabu (31/8), ditangguhkan sehari, menjadi Kamis (1/9), di Stadion Gajayana, Malang. Penangguhan sehari ini disebabkan adanya permintaan dari kubu Persib, yang pada Sabtu (27/8) sebelumnya harus menjamu PSMS Medan dalam pertarungan "32 Besar" Piala Indonesia, di Stadion Siliwangi, Bandung.

"Permintaan Persib itu cukup logis, sehingga kami harus mempertimbangjkan untuk menunda pertarungannya dengan Arema dari Rabu ke Kamis," kata manajer kompetisi Badan Liga Indonesia (BLI) Djoko Driyono, kemarin.

Namun demikian, Djoko Driyono belum bersedia mengemukakan kemungkinan Arema juga akan meminta agar jadwal pertarungan terakhirnya dengan Persikota Tangerang juga dirubah, dari semula 3 September ke 4 September. Jika jadwal Arema-Persikota itu direvisi, dari 3 ke 4 September, maka akan serupa dengan partai do or die antara Persija dengan Persib di Stadion Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Berdasarkan revisi jadwal terbaru yang dikeluarkan Badan Liga Indonesia (BLI) beberapa hari lalu, rangkaian pertandingan reguler pada kompetisi Divisi Utama Liga Djarum Indonesia 2005 tinggal menyisakan 26 pertandingan lagi. Yakni, masing-masing 13 pertandingan di Wilayah I dan 13 pertandingan di Wilayah II.

Dari 13 pertandingan sisa di Wilayah I, terdapat beberapa partai vital dalam perburuan dan sekaligus penentuan peringkat di posisi "4 Besar". Misalnya, partai Persija dengan Persikota yang digelar Selasa (30/9) di Lebak Bulus, serta Persija dengan Persib pada 4 September juga di Lebak Bulus.

Dengan keberuntungan memperoleh home pada dua partai pamungkasnya itu, sulit dipungkiri kalau Persija akan terganjal dalam upayanya menempati peringkat pertama dalam klasemen Wilayah I. Partai vital lainnya adalah antara PSS Sleman dengan PSIS Semarang, pada 4 September, serta Arema dengan Persib pada 1 September, PSMS-Deltras (31/8) dan PSMS-Persekabpas (4/9).

Walau away di Sleman, namun peluang PSIS untuk memenangkan pertandingan tetap terbuka, sehingga tim Mahesa Jenar tidak akan tertahan untuk tetap bercokol di posisi "4 Besar" Wilayah I ini. Yang menjadi masalah, posisi PSIS ini akan sangat tergantung pada kiprah Arema Malang. Bila Arema Malang berhasil memenangkan dua pertandingannya, otomatis tim Singo Edan bisa bertrengger di posisi kedua di bawah Persija Pusat.

Bahkan, bisa saja Arema secara mengejutkan bisa meluncur ke posisi teratas, seandianya Persija tiba-tiba tergelincir pada satu atau kedua pertandingan pamungkasnya.

AREMA TUNDUKKAN PERSIB 1-0

Malang (ANTARA News) - Kesebelasan tuan rumah Arema Malang menundukkan tamunya Persib Bandung 1-0 dalam pertandingan lanjutan kompetisi Divisi Utama Liga Djarum Indonesia 2005 di stadion Gajayana, Malang, Kamis petang.

Gol tunggal Arema dicetak Emelau Sergei pada menit ke-3.


SELAMAT YA....
dari kami..
iphano's& defas

HAPPY BIRTHDAY AREMA

Tidak terasa saya sudah berada 10 tahun di Kota Malang sejak tahun 1995. Dan sampai saat ini saya memiliki banyak teman di kota ini. Malang dengan kultur masyarakatnya sudah sangat melekat dengan kehidupan saya sehari-hari. Bahkan saya yang dulunya terbiasa menggunakan bahasa Indonesia sekarang ini sudah terbiasa menggunakan bahasa walikan khas Malang .

Banyak orang mengenal AREMA sebagai klub sepakbola Indonesia, namun sebenarnya AREMA sampai saat ini di Malang sudah menjadi bagian kehidupan sehari-hari. Jangan kaget jika anda melihat anak muda Malang yang bangga mengakui sebagai penduduk asli Kota Malang. AREMA bukan hanya sekedar klub sepakbola saja di Kota Malang, tapi sudah mendarah daging sebagai sebuah komunitas besar di Kota Malang bahkan tidak sedikit orang luar Kota Malang yang juga bangga dengan status AREMA (hallo warga Kota Batu dan Kabupaten Malang? :-D. Hal ini terbukti walaupun Kota Malang memiliki kesebelasan resmi yaitu PERSEMA, namun kharismanya masih tetap kalah oleh klub AREMA yang notabene adalah sebuah klub sepakbola swasta.

Hari ini tanggal 11 Agustus delapan belas tahun yang lalu tepatnya pada tanggal 11 Agustus 1987 AREMA terbentuk dan sejak saat itu AREMA mengalami proses jatuh bangun dalam dunia persepakbolaan Indonesia, namun ternyata hal tersebut tidak menyurutkan semangat para supporternya untuk terus mendukung AREMA. Karena dukungan para supporter AREMA yang tak pantang menyerah, akhirnya supporter AREMA sempah meraih predikat Supporter Sepakbola Indonesia Terbaik dari PSSI.

Terlepas dari itu semua, 10 tahun saya berada di Malang membuat saya harus mengakui bahwa Malang adalah sebuah Kota Kecil yang bersahabat dan saya patut bangga telah menjadi bagian kecil dari komunitas besar AREMA. Untuk itu dengan tulus saya ucapkan SELAMAT ULANG TAHUN AREMA, SEMOGA SUKSES SELALU TERUS MENYERTAI...

Friday, July 22, 2005

Generasi Penerus Sportaintment

Hai... sebelumnya aku pingin minta maaf, k-lo mungkin aku lancang untuk nerusin ini blog. Tapi tujuan ku disini baik hanya ingin meneruskan hoby Ivano yang seneng bgt sama Arema, sampe dia buat ini blog, walaupun sebenernya ia juga hanya pingin belajar.
Untuk sekedar kalian tau, aku adalah teman Ivano, dulu kami juga sempet dekat, dan aku juga salah satu orang yang sangat menyayanginya.
Thank's ya dah mau mbaca, dan aku mohon untuk diberi kepercayaan untuk nerusin ini blog, dan insya allah aku ga' akan ngrubah template dari blog ini, aku hanya akan mengepostkan sekitar dunia persepakbolaan, olahraga kesukaan Ivano.

Defazz

Arema Menang, Fans Tewas

Malang - Arema Malang berhasil menundukkan pimpinan sementara Wilayah Barat Persija Jakarta di stadion Kanjuruhan, Malang, Rabu (13/7/2005), dengan skor tipis 1-0.

Akan tetapi kemenangan "Singo Edan" itu harus dibayar mahal menyusul tewasnya seorang fans mereka karena terinjak-injak saat pagar pembatas stadion roboh dirangsek orang-orang yang memaksa masuk ke stadion.

Fajar Widya Nugraha, 22, menemui ajalnya setelah ribuan calon penonton yang tidak kebagian tiket memadati depan pintu utama stadion. Setelah itu, mereka mencoba merangsek dengan menjebol pintu utama. Berhasil merobohkan pintu, ribuan orang dari luar menerobos masuk dan mendorong penonton yang sudah berada di dalam stadion.

Stadion berkapasitas 50 ribu orang ini pun tak muat -- luber sampai ke pinggir lapangan. Karena penonton dari luar terus mendorong penonton yang berada di dalam, akhirnya pagar pagar pembatas ambruk. Bersamaan dengan itu, puluhan orang terinjak-injak.

Selain Fajar yang nyawanya tidak tertolong meskipun sempat dilarikan ke rumah sakit. Selain Fajar, delapan orang lainnya mengalami luka-luka dan saat ini dirawat di RS Kepanjen dan RS Gondanglegi.

Sementara itu pertandingan dua tim papan atas Wilayah Barat itu berlangsung cukup seru. Masing-masing kesebelasan memiliki beberapa peluang untuk menciptakan peluang, tapi akhirnya hanya satu yang berbuah gol, yakni buat tuan rumah.

Di menit 13 striker Arema asal Kamerun Emaleu Serge berhasil menanduk bola di udara yang dirancang oleh Joao Carlos lewat sepak pojok. Sampai akhir pertandingan Persija gagal mencetak gol balasan dan kehilangan angka.

Meski demikian Persija tidak terusik posisinya di puncak klasemen. Tim berjuluk "Macan Kemayoran" ini masih bertengger di atas dengan raihan 37 poin dari 18 pertandingan. Arema tetap di urutan ketiga dengan terpaut enam angka dari Persija.

Wednesday, March 30, 2005

aremania dijatah 1000 tiket

Aremania hanya mendapat kuota 1.000 tiket pertandingan Singo Edan melawan Persekabpas Kabupaten Pasuruan, di Stadion Willis Kota Madiun, Minggu (10/4).

Kuota tiket kepada Aremania itu diberikan panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persekabpas. "Sebenarnya kita ingin diberi kuota yang lebih banyak. Namun panpel hanya memberi 1.000," kata H Slamet, korwil Aremania kepada Surya, Minggu (27/3).

Untuk mengoordinir pemberangkatan suporter ke Madiun nanti, sudah dibentuk panitia kecil diketuai Amin, korwil Aremania Jodipan. Bagi yang berminat ikut berangkat ke Madiun sudah bisa mendaftar mulai Senin (28/3).

"Pendaftaran bisa dilakukan di panitia kecil dan korwil masing-masing," ujar H Slamet. Setiap orang ditarik Rp 35.000 sebagai biaya transportasi bus dan tiket masuk stadion.

Menurut H Slamet, beberapa korwil bersama panitia kecil masih akan berusaha minta tambahan kuota tiket kepada Panpel Persekabpas. "Kebetulan kita diundang Panpel Persekabpas bertemu awal April nanti. Mudah-mudahan panpel mau menambah kuota," tandasnya.

Diperkirakan, bakal banyak Aremania yang akan berangkat secara pribadi atau rombongan ke Madiun, untuk menyaksikan pertandingan Arema melawan Persekabpas nanti. "Kita harapkan Aremania yang berangkat diluar kuota, bisa melakukan koordinasi dengan panitia kecil," kata H Slamet.

Sementara itu, sekitar 400 Aremania melakukan silaturahmi di rumah Dra Cholis Bidajatai MM, Sabtu (26/3) malam. Pertemuan berlangsung gayeng dan meriah, sekalipun dari pengurus Arema yang hadir hanya panpel pertandingan Mukhlis dan Humas Drs M Taufan, serta dua pemain, Joao Carlos dan Sunar Sulaeman.

Pemain tidak bisa datang semua karena bertepatan dengan masa libur, 24-28 Maret. Sejak 24 Maret, para pemain sudah meninggalkan Malang. Mereka akan mulai latihan keras lagi pada Selasa (29/3).

Thursday, March 24, 2005

Sejarah Arema

Arema F.C. lahir pada tanggal 11 Agustus 2001, TERPICU semangat mengembangkan persepakbolaan di Malang. Jauh sebelum itu, sebenarnya gairah Arek Malang begitu tinggi terhadap olahraga rakyat itu. Waktu itu, Persema bagai sebuah magnet bagi warga Malang. Stadion Gajayana --home base klub pemerintah itu-- selalu disesaki penonton. Sampai-sampai pohon tanjung di sekitar stadion "berbuah" orang. Di mana Arema waktu itu ? Yang pasti, ia belum mengejawantah sebagai sebuah komunitas sepakbola. Ia masih jadi sebuah "utopia". Adalah Acub Zaenal yang kali pertama punya andil menelurkan pemikiran membentuk klub galatama.
Jasa "Sang Jenderal" tidak terlepas dari peran Ovan Tobing, humas Persema saat itu. "Saya masih ingat, waktu itu Pak Acub Zaenal saya undang ke Stadion Gajayana ketika Persema lawan Perseden, Denpasar," ujar Ovan. Melihat penonon membludak, Acub yang kala itu menjadi Administratur Liga lantas mencetuskan keinginan mendirikan klub galatama. "You bikin saja galatama di Malang," kata Ovan menirukan ucapanAcub. Beberapa hari setelah itu, Ir Lucky Acub Zaenal --putra Mayjen TNI (purn.) Acub Zaenal-- mendatangi Ovan di rumahnya, Jl. Gajahmada 15. Ia diantar Dice Dirgantara yang sebelumnya sudah kenal dengan dirinya. "Waktu itu Lucky masih suka tinju dan otomotif," katanya. Dari pembicaraan itu, Ovan menegaskan kalau dirinya tidak punya dana untuk membentuk klub galatama. "Saya hanya punya pemain," ujarnya. Maka dipertemukanlah Lucky dengan alm. Dirk Sutrisno, pendiri klub Armada. Melalui beberapa kali pertemuan, maka Lucky A.Z., Ovan Tobing, Dirk Sutrisno dan Slamet Pramono, sepakat mendirikan Arema '87. Materi pemainnya campuran klub Armada dan eks pemain Arseto seperti Efendi Azis, Mahdi Haris, dan lainnya.